ZONALUTIM.ID – Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan Perindustrian (DPKUKMP) Kabupaten Luwu Timur, Senfry Oktavianus, menyambut baik bantuan senilai Rp175.485.000 yang diberikan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) serta Industri Kecil Menengah (IKM) di Kabupaten Luwu Timur.
Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Selatan, Naoemi Octarina, kepada Ketua TP PKK Kabupaten Luwu Timur, dr. Ani Nurbani Irwan, pada puncak peringatan Hari Jadi ke-23 Kabupaten Luwu Timur di Lapangan Pendidikan Malili, Senin (8/6/2026).
Menurut Senfry, bantuan tersebut merupakan bentuk dukungan nyata Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam mendorong peningkatan kapasitas dan daya saing UMKM serta IKM yang selama ini menjadi salah satu sektor penggerak ekonomi masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi perhatian dan dukungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui TP PKK Provinsi yang telah memberikan bantuan kepada pelaku UMKM dan IKM di Luwu Timur. Bantuan ini tentu akan sangat membantu pelaku usaha dalam meningkatkan produktivitas dan kualitas produknya,” ujar Senfry.
Ia menjelaskan, bantuan yang diberikan tidak hanya berupa peralatan produksi, tetapi juga mencakup bahan kemasan produk dan sertifikasi halal yang sangat dibutuhkan pelaku usaha untuk memperluas pasar dan meningkatkan nilai tambah produk lokal.
“Persaingan usaha saat ini menuntut pelaku UMKM untuk terus meningkatkan kualitas. Dengan adanya dukungan mesin produksi, freezer, oven, alat pengemasan hingga sertifikasi halal, kami optimistis produk-produk UMKM Luwu Timur akan semakin kompetitif dan mampu menembus pasar yang lebih luas,” jelasnya.
Senfry menambahkan, pihaknya akan terus melakukan pendampingan kepada para penerima bantuan agar seluruh fasilitas yang diberikan dapat dimanfaatkan secara maksimal dan memberikan dampak positif terhadap perkembangan usaha mereka.
“Bantuan ini menjadi motivasi bagi pelaku usaha untuk terus berkembang. Kami berharap para penerima dapat memanfaatkan bantuan tersebut dengan baik sehingga mampu meningkatkan produksi, memperluas jaringan pemasaran, dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Senfry. (*)





