Disdagkop Lutim Jemput Bola, Elpiji 3 Kg Disalurkan Langsung ke Pelosok Desa

ZONALUTIM.ID – Kabar baik datang bagi masyarakat Desa Wewangriu, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur. Kini warga tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh maupun menghabiskan waktu berjam-jam mengantre di pangkalan hanya untuk mendapatkan gas Elpiji 3 kilogram.

Melalui inovasi layanan distribusi langsung ke desa yang digagas Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM, dan Perindustrian (Disdagkop) Kabupaten Luwu Timur, kebutuhan gas subsidi masyarakat kini dapat dipenuhi dengan lebih mudah, cepat, dan terjangkau.

Program yang mulai dijalankan di sejumlah desa tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat karena dinilai mampu mengatasi berbagai kendala yang selama ini sering terjadi, mulai dari keterbatasan stok di pangkalan hingga jauhnya jarak tempuh warga untuk memperoleh Elpiji bersubsidi.

Pada pelaksanaan penyaluran di Desa Wewangriu, Rabu (10/06/2026), armada distribusi bersama agen resmi mendatangi langsung lokasi yang telah ditentukan. Warga cukup membawa identitas diri sesuai ketentuan penerima subsidi untuk melakukan penukaran tabung gas dengan harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).

Kepala Dinas Dagkop UKMP Luwu Timur, Senfry Oktavianus, mengatakan bahwa program tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah daerah untuk memperpendek jalur distribusi sekaligus memastikan gas subsidi benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak.

Menurutnya, selama ini masih banyak warga di wilayah pedesaan yang harus berangkat ke pusat kecamatan untuk mencari gas Elpiji 3 kilogram. Kondisi tersebut tidak jarang menimbulkan antrean panjang dan membuat masyarakat kesulitan memperoleh pasokan saat stok terbatas.

“Melalui penyaluran langsung ke desa, kami ingin menghadirkan pelayanan yang lebih dekat dengan masyarakat. Selain memudahkan warga, cara ini juga membantu mengendalikan harga agar tetap sesuai ketentuan dan mencegah praktik penjualan yang tidak tepat sasaran,” ujarnya saat memantau kegiatan distribusi di Desa Wewangriu.

Pelaksanaan program ini juga melibatkan pemerintah desa serta Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) guna memastikan proses penyaluran berlangsung tertib, aman, dan tepat sasaran.

Untuk meningkatkan pengawasan dan transparansi, setiap transaksi penyaluran dicatat melalui sistem digital. Data penerima akan terintegrasi dengan basis data yang dimiliki pemerintah sehingga proses distribusi dapat dipantau secara berkala dan meminimalkan potensi penyalahgunaan subsidi.

Selain memberikan kemudahan akses, program ini juga membantu menekan pengeluaran rumah tangga. Dengan harga yang tetap sesuai HET dan tanpa tambahan biaya transportasi, masyarakat dapat memperoleh kebutuhan energi rumah tangga dengan lebih hemat.

Ke depan, Dinas Dagkop UKMP Luwu Timur menargetkan layanan distribusi Elpiji 3 kilogram langsung ke desa dapat menjangkau seluruh wilayah di 11 kecamatan secara bertahap. Pelaksanaannya akan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing desa dan dilakukan melalui koordinasi bersama pemerintah desa serta BUMDes setempat.

Program ini menjadi bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam menghadirkan pelayanan yang lebih dekat dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Dengan distribusi yang semakin mudah dijangkau, warga desa kini dapat memperoleh gas subsidi tanpa harus menghadapi antrean panjang maupun perjalanan jauh, sehingga kebutuhan rumah tangga sehari-hari dapat terpenuhi dengan lebih baik. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *